Jumat, 13 Agustus 2010

RAPAT PERSIAPAN FESTIVAL KERATON NUSANTARA VII - 2010


Hasil Mufakat Raja dan Sultan Nusantara pada pelaksanaan Festival Keraton Nusantara VI - 2008 lalu di Gowa - Makassar, Sulawesi Selatan, telah ditetapkan Festival Keraton Nusantara VII - 2010 akan diselenggarakan di Kota Palembang dengan Tuan Rumahnya yaitu Kesultanan Palembang Darussalam, dan Bendera Pataka FKN telah diserahkan dari Kesultanan Gowa kepada Kesultanan Palembang darussalam; Menindaklanjuti hasil dan ketetapan penyelenggaraan FKN VII - 2010, maka untuk pertama kalinya Kesultanan Palembang Darussalam yang dipimpin langsung oleh YM. Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin mengadakan Rapat Kordinasi Persiapan FKN VII - 2010 dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan beserta para jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, yang turut dihadiri oleh Raja Samu Samu VI - YM. Upu Latu M.L. Benny Ahmad Samu Samu, YM.K.R.A.T. Mas'ud Thoyib Adiningrat, dan tokoh Pecinta Alam - YM. Uli Sigar Rusadi beserta adik kandungnya - YM. Ricky Rusadi, pada hari Rabu, 3 Februari 2010 lalu, bertempat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan , di Kota Palembang; Bahwa dalam Rapat Kordinasi Persiapan FKN VII - 2010 tersebut telah ditetapkan bahwa pelaksanaan FKN VII - 2010 akan diadakan pada hari Jum'at sampai hari Minggu, tanggal 23 - 27 Juli 2010 mendatang di Kota Palembang, dengan beberapa pertimbangan yang telah disepakati bersama dalam Rapat tersebut; Bahwa usai Rapat tersebut YM. Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin menjamu makan malam dan berjalan mengeliling serta melihat situasi area yang direncanakan untuk tempat pelaksanaan FKN VII - 2010 mendatang, seperti ke Benteng Kuto Besak, Tepi Sungai Musi, Museum Purbakala Palembang dan jalan - jalan sekitarnya yang akan menjadi Route Kirap pada FKN VII - 2010 mendatang.

Rencana penyelenggaraan FKN VII - 2010 mendatang di Kota Palembang sudah didengar dan diketahui hampir oleh seluruh Raja dan Sultan Nusantara, termasuk para ahli Budaya, Arkeolog dan Antropologi dari negara Eropa dan Asia lainnya; Sehingga berita yang diterima oleh Raja Samu Samu VI - YM. Upu Latu M.L. Benny A. Samu Samu, dari Yth. Prof. DR. Judith seorang Guru Besar Budaya dan Arkeologi dari Universitas Lodwijk Germany; bahwa akan hadir bersama 8 (delapan) mahasiswanya untuk menyaksikan FKN VII - 2010 mendatang di Kota Palembang. Sampai bulan 22 Juli 2010 lalu diperoleh keterangan bahwa hasil Rapat Kordinasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan Pemerintah Kota Palembang, Sekjen FKIKN yang diwakili oleh YM. K.P. Edi Wirabhumi dan YM. K.R.A.T. Mas'ud Thoyib Adiningrat; bahwa rencana FKN VII - 2010 di Kota Palembang akan dilaksanakan pada tanggal 1 - 7 Agustus 2010 mendatang; namun isu - isu yang beredar bahwa pelaksanaan FKN VII - 2010 di Kota Palembang belum jelas kapan akan dilaksanakan, sehingga atas dasar inisiatif Sultan Sepuh XIV Keraton Kesepuhan Cirebon - YM. Sultan Arief Natadiningrat, menghubungi YM. Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin selaku Penanggung Jawab Peneyelenggaraan FKN VII - 2010 di Kota Palembang; untuk menanyakan ketetapan waktu pelaksanaan FKN VII - 2010, dan menyampaikan agar YM. Sultan Iskandar dapat menghubungi YM. Raja Samu Samu VI untuk membantu kelancaran dan dukungan dalam pelaksanaan FKN VII - 2010 tersebut.

Maka pada hari Minggu, 30 Juli 2010 lalu; Raja Samu Samu VI yang saat itu berada di kota Bandung bersama YM. Sultan Sepuh XIV Keraton Kesepuhan Cirebon dan Yth. Wakil Gubernur Jawa Barat - YM. H. Dede Yusuf Macan Effendi serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat - YM. Herdiwan, dihubungi oleh YM. Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dan meminta agar YM. Raja Samu Samu VI dapat membantu kelancaran dan memberikan dukungan penyelenggaraan FKN VII - 2010 di Kota Palembang; Raja Samu Samu VI mengusulkan untuk diadakannya Rapat Terbatas Persiapan FKN VII - 2010, di Jakarta yang akan dihadiri oleh para Raja dan Sultan Nusantara guna mendukung penuh pelaksanaan FKN VII - 2010 tersebut serta membentuk Kepanitiaan FKN VII - 2010 yang terdiri dari Pejabat Negara RI dan para Raja dan Sultan Nusantara, dan usulan YM. Raja Samu Samu VI tersebut disetujui oleh YM. Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin.

Pada hari Rabu, 3 Agustus 2010, diadakan Rapat Terbatas Persiapan FKN VII - 2010, bertempat di Candi Sukuh - Grand Sahid Jaya Hotel. Jakarta; yang dihadiri oleh; 1) Sultan Palembang Darussalam - YM. Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin,2) Sultan Sepuh XIV Keraton Kesepuhan Cirebon - YM. Sultan Arief Natadiningrat,3) Raja Samu Samu VI - YM. Upu Latu M.L. Benny A. Samu Samu,4) Mewakili Sekjen FKIKN/Kasunanan Surakarta Hadiningrat - YM. K.P. Edi Wirabhumi,5) YM.K.R.A.T. Mas'ud Thoyib Adiningrat,6) Raja Rohomoni XII - YM. Fachri Sagadji,7) Kesultanan Banten - YM. Tubagus Ismetullah Al-Abbas,8) Trah Kerajaan Panjalu Ciamis - YM. H. Dede Yusuf Macan Effendi (Wakil Gubernur Jawa Barat),9) Raja Istana Tapanuli Selatan - YM. Raja Agung Hasadaon, beserta beberapa Raja dari Tapanuli Selatan,10) Raja Oma Haruku - YM. Joseph Caleb Pattinama,11) Raja Dompu - YM. Kahrul Zaman,12) Kedatuan Siledendeng Lombok - YM. Lalu Putria,13) Putri Mahkota/Perdana Menteri Raja Luwu - YM. Andi Siti Opu Cenning,14) Mewakili Putra Mahkota Sultan Gowa - YM. Ilham,15) Pati Raja Batu Merah - YM. Abdul Kadir Assegaf,16) Mewakili Sultan Skala Brak Lampung - YM. Putri, beserta YM. Pangeran Rudy Buay Pernong (adik Sultan Skala Brak Lampung),17) mewakili Kerajaan Bone,18) Kerabat Kesultanan Palembang - YM. Pangeran Wiramandala Zainal dan beberapa kerabat Kerajaan dan Kesultanan Nusantara;

Kesimpulan Hasil Rapat :

1. Raja Samu Samu VI - YM. Upu Latu M.L. Benny A. Samu Samu, menjelaskan keberadaan rencana FKN VII - 2010 di Kota Palembang, dan memohon kepada YM yang hadir agar dapat mendukung penuh pelaksanaan FKN VII - 2010 mendatang;

2. Sultan Palembang Darussalam - YM. Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin, menjelaskan kondisi ketidakjelasan dan ketegasan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang serta bantuan dana untuk FKN VII - 2010 di Kota Palembang;

3. Mewakili Sekjen FKIKN/Kasunanan Surakarta Hadiningrat - YM. K.P. Edi Wirabhumi, menjelaskan bahwa hasil kesepakatan di Malino - Gowa, Sulawesi Selatan pada saat pelaksanaan FKN VI - 2008 lalu bahwa pelaksana FKN VII - 2010 di Palembang, dan sudah diadakan Rapat dengan pihak Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota serta Kesultanan Palembang, namun belum ada kejelasannya;

4.Sultan Sepuh XIV Keraton Kesepuhan Cirebon - YM. Sultan Arief Natadiningrat, menjelaskan bahwa ada 7 (tujuh) kreteria di dalam penyelenggaraan FKN, namun dari ke 7 (tujuh) kreteria tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada dan kemampuan penyelenggaranya;

5. YM. K.R.A.T. Mas'ud Thoyib Adiningrat, memberikan padangan dan masukan - masukan agar pelaksanaan FKN VII - 2010 di Kota Palembang lebih menarik dan lebih berbobot;

5. Sultan Palembang Darussalam - YM. Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin, menetapkan bahwa pelaksanaan FKN VII - 2010, di Kota Palembang yaitu pada 29 Nopember sampai dengan 31 Nopember 2010 mendatang. Dan Kepanitiaannya terdiri dari PEMBINA; Mekokesra, Gubernur Sumsel, Walikota Palembang; PENASEHAT; Menbudpar, Mendagri, para Raja dan Sultan; sedangkan untuk Dewan Pengarah (Steerring Committee/SC) dan Pelaksana (Organizer Comminttee/OC) belum ditentukan dalam Rapat Terbatas Persiapan FKN VII - 2010 tersebut, dan akan disusun oleh Sultan Palembang Darussalam - YM. Sultan ISkandar Mahmud Badaruddin, selaku Penanggung Jawab dan Ketua Penyelenggara FKN VII - 2010 tersebut.

6. Atas dasar keinginan sendiri Raja Samu Samu VI - YM. Upu Latu M.L. Benny A. Samu Samu menyampaikan dan meminta kepada yang hadir dalam Rapat Terbatsa tersebut agar TIDAK MENCANTUMKAN DAN MELIBATKAN RAJA SAMU SAMU VI di dalam Kepanitiaan FKN VII - 2010 tersebut, namun dengan penuh rasa persaudaraan Raja Samu Samu VI tetap mendukung pelaksanaan FKN VII - 2010 di Kota Palembang mendatang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar